engkau kecil, hitam terasa menakutkan. apakah ada yang tahu perasaanmu , Sekarang kau terluka
Tak mampu berlari, Merangkak tertatih-tatih. Erangan kecil tiada terdengar., Tiada mata melihat teman
Terus merangkak, Tuk berikan manis yang masih tersisa Buat sahabatmu. tapi apa yang dilakukan orang-orang kepadamu, setiap mereka melihatmu, engkau dibunuh bahkan disiksa.

Padahal kau tiada mengganggu , Padahal kau tiada menggigit, Yang kutahu kau cuma mencari manis, Tapi mengapa kau harus terbuang, Mengapa kau harus jatuh, Mengapa kau harus merintih dan luka. kapan mereka mengerti , kapan mereka tau, kapan mereka akan merangkulmu bersama-bersama kembali.
aku tau engkau merindukan masa-masa saat kalian bersama-sama menggotong makanan, bekerja bersama-sama, tertawa bersama, menghadapi beban bersama. namun kini kemana mereka ??
Tak mampu berlari, Merangkak tertatih-tatih. Erangan kecil tiada terdengar., Tiada mata melihat teman
Terus merangkak, Tuk berikan manis yang masih tersisa Buat sahabatmu. tapi apa yang dilakukan orang-orang kepadamu, setiap mereka melihatmu, engkau dibunuh bahkan disiksa.

Padahal kau tiada mengganggu , Padahal kau tiada menggigit, Yang kutahu kau cuma mencari manis, Tapi mengapa kau harus terbuang, Mengapa kau harus jatuh, Mengapa kau harus merintih dan luka. kapan mereka mengerti , kapan mereka tau, kapan mereka akan merangkulmu bersama-bersama kembali.
aku tau engkau merindukan masa-masa saat kalian bersama-sama menggotong makanan, bekerja bersama-sama, tertawa bersama, menghadapi beban bersama. namun kini kemana mereka ??


No comments:
Post a Comment