Friday, February 14, 2014

"hal yang selalu kutakutkan"

hari demi hari terlewati , kadang aku melupakanmu.
kadang lupa mendoakanmu,  mengingatmu ketika aku butuh.
aku merasa sangat tidak berguna, hanya bisa meminta.
engkau aku agungkan, aku sayangi, aku kasihi.

hari ini aku tersadar, berpikir sangat mendalam.
memikirkan, begitu beruntungnya aku memilikimu.
penuh kasih, lembut seperti salju, selalu mepesona.

namun ketika aku sadar waktu tidak akan lama.
dia terus mengejar tiada henti.
kadang aku ingin waktu berjalan lambat
aku takut, aku bingung , aku khawatir.

aku takut waktu itu akan tiba.
apa yang terjadi padaku nanti ?
apa yang bisa aku lakukan tanpamu.

kali ini aku benar-benar ketakutan
aku belum siap akan hal itu

bersemangat, berdoa, dan berusaha semaksimal mungkin.
mungkin hanya itu yang bisa aku lakukan sekarang

aku ingin disetiap waktumu selalu ada kebahagiann
aku tak mau kesedihan menghampirimu
aku ada disini untuk membahagiakamu

"takut, takut waktu gelap itu akan tiba."

BPOL_JEMBRANA_PERANCAK



Tuesday, February 11, 2014

"semut dan sahabat"


engkau kecil, hitam terasa menakutkan. apakah ada yang tahu perasaanmu , Sekarang kau terluka
Tak mampu berlari, Merangkak tertatih-tatih. Erangan kecil tiada terdengar., Tiada mata melihat teman
Terus merangkak, Tuk berikan manis yang masih tersisa  Buat sahabatmu. tapi apa yang dilakukan orang-orang kepadamu, setiap mereka melihatmu, engkau dibunuh bahkan disiksa.



Saturday, February 8, 2014

"dia yang dulu disini sekarang entah dimana "


dulu pertama bertemu ,dia terasa asing namun begitu menggoda. kadang mata melirik malu-malu takut dia tau,  sangat sulit memberanikan diri untuk menyapa. kita berada disuatu mobil yang sedang melaju kencang dengan tujuan yang sama. dia menyapa "hai", entah mengapa jantungku berdegup kencang seakan sulit bernafas ketika mendengar suara merdu dan indah menyapa.

setelah beberapa waktu aku memberanikan diri untuk memulai pembicaraan, ternyata dia juga mempunya tujuan yang sama dengan ku yaitu ingin memenangkan lomba yang akan kita ikuti pada saat itu.

waktupun berlalu , tak terasa waktu begitu cepat menggerogoti hari-hari dimasa itu, masa dimana aku sangat lugu, polos belum terlalu mengenal wanita.
pengumuman kelulusan pun tiba dan ternyata aku berada di 3 besar nilai UN terbaik disekolahku. dengan modal nilai itu aku berniat melanjutkan sekolah di SMA favorite didaerahku.

namun aku merasakan suatu hal mendorongku melanjutkan disekolah lain.
ini tak masuk akal,
Singkat cerita, saat SMA aku dipercaya kembali mewakili suatu lomba disalah satu universitas ternama di provinsiku. aku mempersiapkan diri semaksimal mungkin.  malam harinya aku merenung melamun entah kemana hahahhaa , ingin sekali rasanya mendengar suara yang indah dan merdu itu lagi. senyumnya sungguh menggoda

paginya aku diantarkan kakakku kejalan raya untuk menunggu  rombongan yg akan berangkat bersama mengikuti lomba tersebut. ssssttttttt, ahirnya mobilnya datang dan segera aku masuk tanpa memprhatikan sekeliling.setelah aku menoleh kekanan, sssttttttt... jantung berdebar sangat kencang dan terasa nafas sangat berat. ini lebih kencang dari setahun yang lalu saat aku pertama kali mendengar suaranya.

(bersambung . . . )







8 hari mengelilingi bali

legian - kuta (bali)
bedugul (tabanan-bali)

pura besakih (bali)

pantai kuta (bali)
BPOL (jembrane-bali)
pantai padang-padang (jimbaran-bali)
tanah lot (tabanan-bali)

garuda wisnu kencana (GWK-jimbaran-bali)

dreamland beach (jimbaran-bali)
pura uluwatu (jimbaran-bali)
tanjung benoa (nusa dua - bali)




seperti burung yang menjelajah kemanapun ia mau.


(aku ingin seperti burung)
decak kamum, perasaan yang sangat sulit  aku ungkapkan. betapa indahny ciptaanmu tuhan "dalam hati"
disuatu tempat dimana pertama kali aku kunjungi, suasana begitu kelam jam menunjukan pukul 00.00, namun aku masih mengitari suatu tempat yang begitu asing bagi ku namun tidak bagi dia , saya sedang bersama teman  yang rela menemani sampai seralut itu. sebut saja sandy
lampu kelap kelip, dimana sepanjang jalan terdapat berbagai macam "bar" sejenis kafe tetapi aku tidak terlalu mengerti akan tempat itu. hg terlitempat itu begitu ramai , orang-orang terlihat berpesta pora tanpa beban. mereka terlihat bebas, lepas tanpa masalah.

terlintas sejenak dipikiran kecilku apakah aku harus seperti mereka, agar semiua masalah dan beban yang sedang aku bawa menjadi terasa ringan. namun dihati kecilku berkata "tidak, jangan kau mengikuti gaya hidup seperti mereka, hal itu akan menyesatkanmu" kata aku disisi putih.

"ah benar juga ya", sambil terus berjalan menikmati suasana malam yang begitu hangat, aku diajak menuju suatu pantai yang berada didekat daerah tersebut. disana terasa sunyi, gelap. namun sangat banyak orang terlihat berpasang-pasangan sedang menikmati nikmatnya suasana pantai dimalam hari.

mereka terlihat asik dengan aktifitas masing-masing, namun aku tidak begitu mempedulikan hal itu. aku terus berjalan sambil menghirup udara malam yang menurut saya segar.

keesokan harinya..  (bersambung..... )